FENOMENA KETINDIHAN SAAT TIDUR

 

Hai teman teman pernahkah kalian ketika tidur tiba tiba tubuh kalian rasanya seperti diikat, terjadi sesak nafas, tidak bisa berbicara satu patahpun?..........

 Rasanya terkadang seperti dikejar sosok misterius dan tak jarang telinga mendengar hal aneh dan menakutkan. Kata sebagian orang itu merupakan efek gaib dari mahluk halus yang sedang mengangu atau menyetubuhi manusia, atau jin yang sedang merangkul badan kita erat-erat hingga sulit bergerak..

 fenomena ini biasa disebut dengan “ketindihan” (dalam bahasa jawa kelindien). Lalu benarkah ini ulah mahluk halus yang iseng dengan kita?....

 

Sumber: yang punya blog.


Ok tenang teman-teman, fenomena ketindihan ini wajar terjadi, menurut penelitian 20-40% dari kita setidaknya pernah mengalami ketindihan dalam hidup kita atau bahasa kerennya disebut dengan Sleep paralysis.

 

Bagaimana sleep paralysis terjadi ?

    Sleep paralysis terjadi ketika kita bangun ditengah fase tidur kita yang bernama fase REM (Rapid Eye Movement). Fase REM ini adalah fase dimana kita sedang asik bermimpi, pada fase ini juga otak kita sedang mengistirahatkan tubuh kita dengan kata lain melumpuhkan sementara anggota tubuh kita sehingga kita tidak dapat bergerak ketika sedang bermimpi. Ketika kita bangun di tengah-tengah fase ini akibatnya terjadi sleep paralysis, dimana kita bangun sadar tetapi kita tidak bisa bergerak sama sekali, selain itu terkadang kita dibayang bayangi halusinasi tidak jelas (seperti melihat hantu, dikejar orang misterius, dll) yang sebetulnya itu adalah hasil halusinasi dari mimpi kita sendiri.

 

Apa penyebab Sleep paralysis ?

Penyebab utamanya adalah stres dan kualitas tidur yang buruk. Pola tidur yang tidak teratur, posisi tidur, Insomnia, riwayat keluarga dan tekanan psikologis seperti cemas ataupun depresi.

 

Apa saja yang dirasakan ketika Sleep paralysis?

  1. Tubuh terasa terikat dan susah bergerak
  2. ingin berbicara tapi tidak bisa diucapkan
  3. Terdengar Suara aneh seperti mendengung, suara benda sekitar yang ramai, dan lain-lain
  4. Halusinasi melihat hal-hal yang seram dan menakutkan
Sleep Paralysis ada 2 jenis, yaitu:
Hipnagogik >> Terjadi ketika kita mulai tidur, dan tubuh menjadi rileks, kesadaran anda mulai menurun, saat tersadar kita merasa tidak dapat menggerakkan tubuh dan tidak dapat berbicara.

Hipnopampik>> Terjadi ketika kita terbangun pada akhir fase REM. karena fase REM kita memasuki tidur dalam dan tubuh menjadi rileks, kondisi ini biasanya berhubungan dengan masalah psikis.


Lalu bagaimana cara "kita keluar saat kita sedang ada di posisi sleep paralysis"?

  • Coba berusaha menggerakkan beberapa bagian tubuh seperti jari jemari tangan atau jari kaki jika kamu berhasil kesadaranmu akan terbangun dan keluar dari hal tersebut
  • Tetap  rileks menunggu hingga kesadaran kembali secara penuh

Bagaimana solusinya ?

  • Berolahraga
  • Mengatur pola tidur dengan benar
  • Atur Posisi tidur, Resiko 58 % sleep paralysis terjadi saat posisi tidur terlentang, 17 % saat posisi menyamping, dan 8% saat posisi tengkurap.
  • menghindari banyak kafein sebelum tidur
  • optimalkan ruang tidur yang nyaman dan bebas dari gannguan
  • Mendengarkan musik sebelum tidur

 

apakah sleep paralysis menyebabkan kematian?.....

jawab: Tidak, karena fenomena ini terjadi di banyak orang dan merupakan hal umum. beda lagi kalau kasusnya itu sleep Apnea yaitu gangguan tidur yang berpotensi serius ketika napas berhenti dan berlanjut berulang kali. jadi yang berbaya itu sleep Apnea karena bisa menyebabkan henti nafas tapi kalau sleep paralysis itu biasanya hanya sesak nafas dalam waktu singkat.


oke semoga bermanfaat teman-teman, jadi sekarang jangan menyalahkan mahluk halus ya ....... teman-teman, kalau terjadi pada diri kalian, yuk coba solusi yang telah dipaparkan di atas ya.. :)


ok Terimakasih,

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Label

Recent Posts

Pengikut