CV PENULIS




[Amin Khoirul Fatwa]
Banyuwangi, Jawa Timur, 68486 |  +62 85733553745  | aminfatwa13@gmail.com
Motto : Sopo Nandur Bagus, Bakal Panen Ugo


 

Tentang Saya  

Saya Amin Khoirul Fatwa, Sedang menempuh S1 Pendidikan Ekonomi di Uneversitas Jember. Saya memiliki minat berkarir sebagai guru dan mahir dalam menggunakan Microsoft Office Tools

Share:

UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT ORGAN REPRODUKSI


     Hello guys kembali lagi di blog saya kali ini kita belajar mengenai upaya-upaya pencegahan penyakit pada organ reproduksi, kenapa sih kita perlu tau hal ini?  Yap agar diri kita selalu sehat dan terhindar dari penyakit. Disadari atau tidak fungsi dari organ reproduksi itu penting banget untuk keberlangsungan hidup manusia, selain itu upaya pencegahan penyakit reproduksi merupakan bentuk rasa syukur kita terhadap organ yang telah Tuhan berikan kepada kita. Kira-kira apa saja sih upaya yang harus dikerjakan ? yap simak pada uraian berikut……

sumber: yang punya blog

Beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga organ sistem reproduksi

  • a.       Membersihkan alat kelamin bagian luar menggunakan air bersih setelah buang air. Saat membersihkan alat kelamin sebaiknya dari arah depan ke belakang
  • b.       Menjaga alat kelamin luar agar selalu kering. Misal dilap menggunakan tisu atau bendah bersih lainnya setelah terkena air, karena daerah lembab sangat cocok untuk berkembangbiaknya bakteri dan jamur.
  • c.       Menggunakan celana dari bahan yang menyerap keringat dan tidak terlalu ketat serta mengganti celana dalam 2-3 kali sehari
  • d.       Mengurangi kebiasaan menahan buang air
  • e.       Memotong rambut yang ada disekitar kemaluan apabila sudah terlalu panjang, karena rambut yang terlalu panjang dapat menjadi sarang kuman
  • f.        Rajin berolahraga
  • g.       Mengkonsumsi buah dan sayur. Sayur dan buah mengandung banyak vitamin sehingga dapat meningkatkan daya tahan tubuh terhadap infeksi mikroorganisme
  • h.       Segera memeriksakan diri ke dokter apabila ada keluhan dan gejala penyakit yang tidak normal

Khusus untuk perempuan

sumber: yang punya blog

1. Gantilah pembalut sesering mungkin. Pembalut yang sudah penuh oleh darah dapat menjadi media tumbuhnya mikroorganisme penyebab infeksi

2. Hindari menggunakan sabun pembersih kewanitaan secara terus menerus. Penggunaan sabun kewanitaan akan mengubah pH vagina sehingga akan membunuh bakteri baik dalam vagina.

 

Khusus bagi laki-laki

Sumber: yang punya blog

1. Mengurangi kebiasaan mandi dengan air panas. Suhu panas dapat menganggu sprermatogenesis. Apa itu spermatogenesis?. Spermatogenesis adalah proses pembentukan sel sperma di dalam testis

2. melindungi testis selama beraktivitas, misalnya tidak menggunakan celana terlalu ketat

3. Pertimbangkan untuk sunat, jika pria tidak disunat kulit kulup yang tidak diangkat tersebut dapat menjadi tempat berkumpulnya kotoran.

4. menghindari minuman beralkohol dan terlalu banyak mengkonsumsi rokok

 

 Yak kita tahu guys bahwa organ reproduksi itu unik dan sangat penting jadi sudah seharusnya kita menjaganya ,memeriksakan apabila terjadi keanehan, dan memanfaatkannya dengan baik. Hal yang paling penting adalah menjaga kebersihanya. selain itu,  kita juga harus menjaga pergaulan kita dengan baik yang sesuai norma agama, jauhi seks bebas.

 

Semoga bermanfaat

Terimakasih

Share:

PENYAKIT PADA SISTEM REPRODUKSI MANUSIA

 

Haloo guys kali ini kita akan belajar mengenai penyakit pada sistem reproduksi Manusia…. Kira-kira apa saja yaa? Apakah sebagian ada di diri kamu? Well yuk cek dan gass...

       Penyakit pada sistem reproduksi umumnya terjadi akibat infeksi mikroorganisme tertentu. Penyakit ini dapat menular melalui hubangan seksual, cairan darah melalui jarum suntik, serta ibu hamil pada bayinya. Mikroorganisme yang dapat mengakibatkan penyakit pada organ reproduksi yaitu bakteri, jamur, dan virus.

 

A. Keputihan

Gambar 1: ilustrasi keputihan
         Penyakit keputihan ditandai dengan keluarnya cairan kental berwarna putih pada organ reproduksi. Keputihan itu ada banyak guys ada yang disebabkan oleh bakteri ada pula yang disebabkan oleh jamur. Berikut uraiannya…

1) Klamidiasis atau Chlamydia

Gambar 2: Bakteri Chlamydia trachomatis
    keputihan jenis ini dapat menyerang laki-laki maupun perempuan, klamidiasis disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis. Pada pria, chlamydia menyerang saluran kencing (uretritis) sedangkan pada wanita dapat terjadi di organ panggul.

Gejala yang dialami oleh penderita perempuan

  • a.     Keluarnya cairan bewarna putih kekuningan
  • b.    Rasa nyeri di rongga pinggul
  • c.     Pendarahan setelah berhubungan seksual

Gejala yang dialami oleh penderita laki-laki

  • a.     Rasa nyeri saat kencing (buang air kecil)
  • b.    Keluar cairan bening dari saluran kencing
  • c.     Apabila infeksi parah maka cairan semakin sering keluara dan bercampur darah

          Namun terkadang gejala tersebut sering tidak muncul meskipun saat proses infeksi sedang berlangsung. Oleh karena itu penderita kadang tidak sadar menjadi pembawa dan menularkan penyakit tersebut kepada pasangannya melalui hubungan seksual. Penyakit keputihan klamidiasis pada perempuan mengakibatkan cacatnya saluran telur, kemandulan, radang saluran kencing, dan robeknya saluran ketuban sehingga terjadi kelahiran sebelum waktunya (prematur). Dan pada laki-laki mengakibatkan rusaknya saluran air mani, kemandulan, serta radang saluran kencing.

  

2) Kandidiasis Vaginalis

          Penyaikit ini disebabkan oleh jamur Candida albicans. Candida albicans merupakan sejenis jamur yang pada keadaan normal terdapat di kulit maupun di dalam liang kemaluan wanita. Namun pada keadaan tertentu jamur ini dapat berkembang dengan sedemikian rupa (terlalu banyak)  sehingga dapat menimbulkan keputihan.

Gambar 3: Penyakit Kandidiasis Vaginalis

Gejala dari penyakit ini

  • a.     Keluarnya cairan berwarna putih seperti susu
  • b.    Terasa gatal dan panas
  • c.     Kemerahan di daerah kelamin

 

3) Vaginosis

          Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Garnella vaginalis. dari namanya saja sudah jelas ya guys penyakit ini menyerang wanita.

Gejala dari penyakit ini

  • a.     Keputihan yang berwarna abu abu dan lengket
  • b.    Keputihan berbau amis

 

4) Trikomoniasis

 Penyakit ini disebabkan oleh parasit Trichomonas vaginalis..

Gambar 4: Bakteri penyakit Trikomoniasis

Gejala penyakit ini

  • a.     Gatal pada kemaluan
  • b.    Nyeri pada saat buang air kecil dan saat berhubungan seksual
  • c.     Keputihan yang banyak, kadang berbusa, bewarna kehijauan, dan berbau busuk

 Penyakit ini sering kali tidak menimbulkan gejala, namun meskipun tanpa gejala yang menderita penyakit ini tetap dapat menularkannya kepada orang lain.

 

B. Gonorhoe (GO) atau Kencing Nanah

          Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorhoea. Penyakit ini dapat menyerang laki-laki dan perempuan.

Gejala penyakit ini

  • a.     Keluar nanah dari saluran kencing
  • b.    Saat buang air air kecil terasa sakit
  • c.     Alat kelamin terasa gatal
  • d.    Pada perempuan, nyeri di perut bagian bawah, kadang disetai keputihan dengan bau tidak sedap

   

Gambar 5: GO pada laki-laki

      Namun, tidak jarang penyakit ini terjadi tanpa gejala. GO dapat disembuhkan dengan antibiotik. Apabila telah parah GO dapat mengakibatkan kemandulan. Penyakit ini dapat pula diturunkan oleh ibu yang mengindap GO kepada bayinya.

 

C. Sifilis (Raja Singa)

          Penyakit ini disebabkan oleh Treponema pallidium.

Gejala penyakit ini

  • a.     Timbul luka pada alat kelamin, rektum, lidah, atau bibir tetapi tidak terasa sakit.
  • b.    Terjadi pembekakan kelenjar getah bening di seluruh tubuh
  • c.     Tumbuh bercak kemerahan terutama di telapak tangan dan kaki

Gambar 6: Gejala Penyakit Sifilis

          Serangan penyakit ini dapat mengakibatkan kerusakan otak, merusak organ penting lainnya bahkan kebutaaan. Penularan sifilis melalui kontak langsung antara luka di kulit dengan selaput lendir atau cairan tubuh (air mani, darah, dan cairan vagina) selama berhubungan seksual. Selain itu penularannya juga dapat melalui tranfusi darah dan ibu hamil kepada bayi yang dikandungnya.


D. Herpes Genitalis

    Penyakit ini disebabkan oleh virus Herpes Simplex tipe 2.

Gambar 7: Bintil-bintil pada kelamin Pria

Gejala penyakit ini

  • a.     Timbul bintil-bintil berisi cairan dan terasa sakit. Bintil-bintil ini muncul di alat kelamin, dubur, atau mulut.
  • b.    Alat kelamin terasa gatal dan panas

 

E. Prostatis

Gambar 8: Perbedaan prostat normal dan yang tidak normal

          Penyakit ini adalah kelainan pada prostat akibat adanya inflamasi pada kelenjar prostat. Inflamasi ini dapat terjadi akibat bakteri maupun nonbakteri. Salah satu bakteri penyebab prostatis adalah Escherichia coli. Penyakit ini umumnya terjadi pada pria berusia 25-50 tahun.

 Gejala Penyakit ini

  • a. Ejakulasi yang menyakitkan
  • b. Nyeri punggung bawah 
  • c. Nyeri saat Buang air kecil
  • d. Mengalami kesulitan saat buang air kecil atau menjaga aliran kemih (keraguan)

F. Epididimitis

          Epididimitis adalah peradangan pada saluran reproduksi pria (epididimis). Penyebab dari penyakit ini antara lain akibat iritasi oleh zat kimia, komplikasi prosrtatektomi (pengangkatan prostat), infeksi yang dipicu mikroorganisme (misal bakteri coliforms) dan infeksi klamidial.

Gambar 9 : (kanan) Penderita Epididimitis 

Gejala penyakit ini

  • a.     Nyeri dan pembengkakan pada skrotum
  • b.    Keluar nanah dari utera (lubang di ujung penis)
  • c.     Terdapat darah dalam semen (cairan sperma).

 

G. AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome)

    Penyakit AIDS ini desebabkan oleh virus HIV (Human Immunodeficiency virus).

Gejala penyakit ini

  • a.     Berat badan menurun lebih dari 10 % dalam waktu singkat
  • b.    Kelainan kulit dan iritasi (gatal)
  • c.     Demam tinggi berkepanjangan
  • d.    Sakit kepala terus menerus
  • e.    Diare kronis
  • f.     Batuk kering dan sesak nafas bekepanjangan
  • g.   Pembekakan kelenjar getah di seluruh tubuh

 

Gambar 9: Penderita AIDS 

Penularan AIDS melalui

  •     Hubungan seksual dengan berganti-ganti pasangan
  •     Tranfusi darah yang terinfeksi HIV
  •     Melalui jarum suntik atau alat tusuk tato yang tercemar HIV
  •     Melalui plasenta yang terjadi pada janin yang ibunya mengindap penyakit AIDS

 

 

    Sebenarnya jenis-jenis penyakit organ reproduksi masih banyak, namun itu saja yang dapat saya paparkan.


Semoga Bermanfaat

Terimakasih




Daftar pustaka gambar 

Gambar 1 : https://pondokibu.com/kenali-jenis-keputihan-anda.html

Gambar 2 : https://id.wikipedia.org/wiki/Chlamydia_trachomatis

Gambar 3 : https://www.sehatq.com/penyakit/kandidiasis-vagina

Gambar 4 : http://www.erwinedwar.com/2018/06/penyakit-trikomoniasis-pengertian.html

Gambar 5 : https://perdoski.id/article/detail/1424-bila-anda-terinfeksi-gonore-begini-penanganannya

Gambar 6 : http://catatanlorcasz.blogspot.com/2015/02/wabah-sifilis-ancam-australia-tengah.html

Gambar 7 : https://www.alomedika.com/penyakit/dermatovenereologi/herpes-genital

Gamnbar 8 : https://kabepiilampungcom.wordpress.com/2013/10/31/apa-yang-dimaksud-dengan-prostatis/

Gambar 9 :   https://www.yukepo.com/hiburan/life/mengerikan-kumpulan-foto-penderita-virus-hivaids-ini-bikin-bulu-kudukmu-terpental/






Share:

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Label

Recent Posts

Pengikut